KUTORENON - Pekerja Sosial Masyrakat (PSM) Desa Kutorenon, Junaedi Abdillah menghadiri kegiatan pengukuran kaki palsu gratis di "Rumah Aman" milik Dinas Sosial di jalan Gadingsari Lumajang, pada hari Minggu (28/08/2022) jam 08.00 WIB.
Kegiatan ini difasilitasi Dinsos bekerjasama dengan Persatuan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) Lumajang dan pembuat kaki palsu "Than Must Soegeng" dari Mojokerto.
"Periode ini targetnya 50 orang cacat kaki dari 5 kabupaten, habis dari Madura, Probolinggo dan terahir Lumajang, untuk pengukuran hari ini, insya Allah tanggal 29 September, kakinya jadi," ujar Komandan Sugeng, panggilan akrab pimpinan pembuat kaki palsu.
Pembuatan kaki palsu ini gratis bagi penyandang cacat kaki, baik karena cacat bawaan, kecelakaan atau karena amputasi akibat penyakit. Diawali dengan mendaftarkan diri ke PSM desa atau langsung ke Dinsos dengan persaratan foto copy KTP dan KK, SKTM dari desa dan foto seluruh badan dengan kaki yang cacat dinampakan.
"Yang penting orangnya harus punya semangat yang kuat," ujar Komandan Sugeng.
Namun setelah pendaftaran, penyandang cacat tidak langsung pengukuran kaki, menunggu informasi dari PPDI Lumajang.
"Untuk pengukuran berikutnya, menunggu ya, insya Allah Oktober, yang penting daftar dulu," ujar Muslimin ketua PPDI Lumajang.
Program bantuan kaki palsu ini, sangat penting bagi penyandang cacat kaki, agar bisa beraktifitas sehari hari dengan baik seperti halnya orang normal.
"Informasi kaki palsu gratis ini sangat penting, karena tidak semua orang tau tentang info ini, dan mudah mudahan info ini bisa bermanfaat bagi warga Kutorenon
yang cacat kaki," ujar Junaedi selaku PSM Kutorenon. (JUNA)
KembaliCopyright © 2020 Diskominfo Kab. Lumajang - Dibuat dengan penuh