KUTORENON-Sebagian warga Dusun Biting Desa Kutorenon menggunakan boneka di depan rumah sebagai alat untuk menolak balak, peristiwa tersebut terjadi di sebagian RT. 01, 02, 03 dan RT. 04 di RW. 10 pada hari jum’at (16/7/2021).
Hal tersebut berawal dari adanya pandemic covid 19 yang tak kunjung sirna, sehingga kamis (15/7/2021) setelah hataman Al Qur’an, di masjid Al Inabah dusun Biting diadakan selamatan oleh Kyai Chusni selaku salah satu tokoh agama di Biting, dengan menghadirkan warga yang masing masing orang membawa tumpeng sesuai dengan jumlah anggota keluarga. Acara tersebut diisi dengan tahlil dan istighotsah serta diahiri dengan memohon do’a bersama kepada Allah SWT. Diluar dugaan setelah acara tersebut di sebagian depan rumah warga mulai dipasang boneka. “Saya ndak tau, warga masang boneka sendiri di depan rumahnya katanya untuk menolak balak”, ujar Sumali ketua Rt. 01 RW. 10.
Namun ada yang berpendapat bahwa pemasangan boneka merupakan kegiatan yang pernah dilakukan oleh leluhur warga biting saat terjadi pagebluk jaman dahulu, dan dilakukan kembali saat ini agar warga selamat dari pandemic covid 19.
“Dulu mbah saya pernah melakukan hal seperti ini saat pagebluk, dulu kalau malam hari ada orang yang mengetok pintu, kadang tidak lama ada anggota keluarga yang meninggal, jadi di depan rumah dipasang boneka biar menolak balak”, ungkap abdul Karim selaku ketua RW. 10. (JUN)
KembaliCopyright © 2020 Diskominfo Kab. Lumajang - Dibuat dengan penuh