INFO DESA

UNTUK MENANGGULANGI GAKI, DINKES LUMAJANG MEMBENTUK "DESA MANDIRI GARAM BERIODIUM"
27 Februari 2023   125 kali

 

LUMAJANG - Pemerintah Kabupaten Lumajang melalui Dinkes P2KB menyelenggarakan "Workshop Persiapan Pembentukan Desa Mandiri Beriodium" di Hall Arjuna Hotel Gajah Mada jalan PB. Sudirman  46 Lumajang, pada hari Senin (27/2/2023) mulai jam 08.30 WIB.

Workshop diselenggarakan guna merencanakan aksi penanggulangan Gangguan Akibat Kekurangan Iodium (GAKI) yang berdampak pada sumber daya manusia, dengan melakukan kolaborasi lintas program dan lintas sektor.

Menurut Ir. Retno Wulan Andari, M.Si, dari Bappeda bahwa setelah diadakan workshop ini, hendaknya ada rencana tindak lanjut.

"Setelah workshop ini jenengan diminta untuk menyusun kelembagaan. Untuk yang desa, ketuanya sekretaris desa, sekretarisnya Bidan Desa atau PPD, kemudian anggotanya yaitu Kasi pemberdayaan Masarakat dan desa, unsur Tim Penggerak PKK Desa, dan Kader kesehatan," ujar bu Wulan.

Bu Wulan juga menjelaskan tentang penganggaran penanggulangan GAKI di tingkat desa.

"Untuk desa sesuai Permendes PDP nomer 8 tahun 2022 yaitu sesuai pasal 6 ayat 2 poin C, D dan E, bahwa pembiayaan GAKI diintegrasikan dengan penanggulangan stunting, karena GAKI menunjang penanggulangan stunting, jadi tidak mengeluarkan biaya tambahan untuk GAKI," pungkas Bu Wulan.

Menurut Ibu Farianingsih dari Dinkes P2KB bahwa konsep "Desa Mandiri Garam Beriodium" diawali penyusunan anggaran kemudian pembentukan tim GAKI dilanjutkan dengan sosialisasi dan edukasi pada pemilik warung atau toko oleh tim dan  pengawasan berkala oleh tim GAKI.

Sedangkan menurut Baidowi dari Nutrision International (NI) tim GAKI perlu adanya pelatihan.

"Setelah pertemuan ini, ada pelatihan ditingkat kecamatan tim GAKI dari masing masing desa perwakilan 3 orang untuk dilatih menerima penjelasan dan menerima alat laboratorium untuk pengujian garam yang memenuhi sarat atau tidak," ujar Pak Baidowi.

Dan workshop diahiri dengan sesi tanya jawab hingga jam 12.30. (JUNA23)

Kembali